Sebagai portal penyalur informasi seputar dunia sepak bola, situsprediksibola.net menyajikan hasil pertandingan Serie A antara Udinese vs AS Roma yang digelar di Stadion Bluenergy – Stadio Friuli, Udine, Senin (3/3/2026) dini hari WIB. Laga pekan ke-23 ini berakhir dengan kemenangan tipis tuan rumah melalui skor 1-0.
Yuk simak rangkuman lengkap jalannya pertandingan, mulai dari dinamika permainan di setiap babak, data statistik utama yang menggambarkan dominasi dan efektivitas kedua tim, hingga dampak penting hasil ini terhadap posisi Udinese dan AS Roma di klasemen Serie A, yang semakin memperketat persaingan papan tengah dan zona Eropa.
Baca Juga: Man Utd vs Crystal Palace: Misi Menang King MU di Old Trafford
Jalannya Pertandingan Udinese vs AS Roma
Pertandingan berjalan cukup seimbang sejak menit awal. AS Roma tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan mencoba mengontrol tempo melalui operan-operan pendek dari lini tengah. Namun, Udinese bermain disiplin dengan garis pertahanan rapat dan menunggu celah melalui transisi cepat.
Babak pertama berlangsung tanpa gol meski Roma beberapa kali mengancam lewat pergerakan Lorenzo Pellegrini dan Soule. Udinese lebih banyak bertahan, tetapi tetap berani melepas tembakan jarak menengah untuk menjaga tekanan.
Gol penentu lahir pada menit ke-49. Jurgen Ekkelemkamp memanfaatkan situasi di depan kotak penalti dan melepaskan tembakan yang tidak mampu dibendung kiper Roma. Gol ini menjadi satu-satunya pembeda dalam laga yang berjalan ketat hingga peluit akhir.
Statistik Pertandingan Udinese vs AS Roma

Dari sisi statistik, AS Roma unggul dalam beberapa aspek permainan. Tim tamu mencatatkan penguasaan bola sebesar 64 persen, berbanding 36 persen milik Udinese. Roma juga unggul dalam jumlah operan dengan total 517 operan dan akurasi mencapai 88 persen.
Meski demikian, efektivitas menjadi milik Udinese. Tuan rumah mencatat delapan tembakan dengan empat di antaranya mengarah ke gawang. Roma melepaskan sepuluh tembakan, tetapi hanya tiga yang tepat sasaran. Dalam kategori expected goals (xG), Roma unggul tipis 0,74 berbanding 0,54, namun gagal dikonversi menjadi gol.
Performa Pemain Kunci
Jurgen Ekkelemkamp tampil sebagai pembeda bagi Udinese. Selain mencetak gol kemenangan, ia juga aktif dalam membantu transisi serangan dan mencatat penilaian tertinggi di kubu tuan rumah. Lini belakang Udinese juga patut mendapat sorotan karena mampu menjaga fokus meski terus ditekan.
Di sisi Roma, Bryan Cristante dan Pellegrini berusaha menjaga alur permainan tetap hidup. Namun, kurangnya ketajaman di sepertiga akhir membuat dominasi penguasaan bola tidak berbuah hasil maksimal.
Baca Juga: Hasil Liverpool vs Qarabag 6-0: The Reds Mengamuk di Anfield
Dampak Hasil ke Klasemen Serie A

Kemenangan ini membawa Udinese mengoleksi 32 poin dari 23 pertandingan dan menjaga peluang mereka bertahan di papan tengah klasemen. Sementara itu, AS Roma harus tertahan di posisi lima dengan 43 poin, tertinggal dari persaingan papan atas yang semakin ketat.
Hasil ini menjadi peringatan bagi Roma bahwa dominasi statistik saja tidak cukup tanpa efektivitas penyelesaian akhir. Di sisi lain, Udinese menunjukkan bahwa organisasi permainan yang rapi masih menjadi senjata utama mereka musim ini.
Kesimpulan
Laga Udinese vs AS Roma menjadi contoh pertandingan yang ditentukan oleh efisiensi. Udinese mampu memaksimalkan peluang yang ada, sementara Roma harus menelan kekalahan meski tampil lebih dominan.
Serie A kembali menyajikan persaingan menarik di setiap pekannya. Pantau terus hasil dan analisis pertandingan terbaru agar tidak ketinggalan dinamika perebutan posisi di klasemen.